Header Ads

Puluhan Hektar Lahan Palawija Alami Kekeringan

Langsa, HabaAtjeh - Kemarau panjang mengakibatkan puluhan hektar lahan palawija di Gampong Timbang Langsa Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa mengalami kekeringan dan sebagian mati, jauhnya sumber air membuat petani tidak mampu memenuhi kebutuhan air tanamannya, (18/03)

Kekeringan berdampak pada tanaman palawija berupa jagung, terong, kangkung, kacang panjang dan cabai yang mulai memasuki masa panen.

Salah seorang anggota kelompok tani bineh kebun, Suratman Dani mengatakan lahan miliknya yang ditanami kacang panjang, cabai dan terong yang sudah memasuki masa panen tidak tumbuh seperti biasanya.

"Lahan saya yang ditanami kacang, cabai dan terong dan sudah memasuk masa panen tidak tumbuh seperti biasa malahan menjadi kerdil dan keriting bahkan sebagian mati akibat kekeringan", pungkasnya.

Lanjutnya, ia bahkan harus menempuh jarak 2 KM untuk mendapatkan air yang diangkut dengan jerigen.

Sementara itu, Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan DPRK Langsa, Zuilham mengharapkan adanya pihak yang bersedia membantu ketersediaan air bagi para petani

"Semoga ada pihak yang mau membantu ketersediaan air bagi para petani dan kami juga bersama sama saling memotivasi dan membantu petani  bagaimana bercocok tanam yang baik dan benar", tandasnya. (*)


Penulis: Selly

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini